Mbay, Radarflores.com- Ruas jalan di Desa Podenura, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo putus setelah diterjang banjir beberapa waktu lalu.
Kini, Pemerintah Kabupaten Nagekeo, mengerahkan sejumlah alat berat ke lokasi bencana alam untuk membuka jalan alternatif.
Kepala Desa Podenura, Anselmus Nuwa kepada wartawan, Senin (4/7/2022), mengatakan beberapa titik badan jalan yang rusak diterjang banjir cukup panjang.
Ruas ini merupakan jalan Provinsi NTT yang menghubungkan Kecamatan Nangaroro dan Keotengah.
Kondisi jalan tersebut rusak parah dan nyaris putus. Pemerintah Desa Podenura pun melakukan pembukaan jalan alternatif guna kelancaran akses transportasi.
"Sejak ruas jalan ini diterjang banjir, para pengendara baik roda dua maupun roda empat, kami belum mengizinkan untuk lewati jalur jalan ini, karena kami merasa takut adanya banjir susulan yang terjadi," kata Kades Anselmus.
Hal senada disampaikan pula Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo, Agustinus Pone.
Ia mengatakan, jalan yang putus di wilayah selatan Kecamatan Nangaroro ini bukan jalur jalan satu-satunya.
Akan tetapi jalan ini paling cepat dan lebih nyaman dibandingkan dengan beberapa ruas jalan lainnya saat ke wilayah Kecamatan Keotengah.
"Banjir kali ini lebih parah dengan tahun lalu. Karena tahun ini banjir langsung menerpa ruas jalan hingga nyaris putus di wilayah selatan Desa Podenura," katanya.
Gusty menambahkan, untuk menunggu badan jalan kembali normal setelah putus diterjang banjir, tentu membutuhkan waktu cukup lama.
"Oleh karena itu kita menggunakan dengan cara membuka jalan alternatif guna kendaraan bisa lalui," katanya.
Kontributor: AT