Ruteng, Radarflores.com - Pemerintah Kabupaten Manggarai akan menggelar Car Free Day (CFD) perdana di kawasan Natas Labar–Motang Rua, Ruteng, pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 07.30-11.00 Wita itu menjadi upaya pemerintah mendorong gaya hidup sehat, mengurangi emisi kendaraan bermotor, sekaligus membuka ruang publik yang lebih ramah bagi masyarakat.
Pelaksanaan CFD diumumkan melalui Pengumuman Nomor 900.1.3.5/Dishub/119/VII/2026. Selama kegiatan berlangsung, ruas jalan di kawasan Natas Labar–Motang Rua akan ditutup sementara bagi seluruh kendaraan bermotor dan dimanfaatkan untuk aktivitas masyarakat seperti jalan santai, jogging, bersepeda, senam, rekreasi keluarga, kegiatan komunitas, hingga aktivitas ekonomi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai, Sahadoen Silvester Zaldy, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah awal membangun budaya hidup sehat sekaligus menghadirkan ruang publik yang berkualitas bagi masyarakat.
"Kami mengajak seluruh masyarakat Manggarai untuk datang bersama keluarga, sahabat, maupun komunitas dan bersama-sama menyukseskan kegiatan perdana ini," ujar Zaldy kepada wartawan, Jumat, 31 Juli 2026.
Menurut Zaldy, keberhasilan Car Free Day sangat bergantung pada dukungan dan partisipasi aktif masyarakat. Pemerintah berharap kegiatan itu dapat menjadi momentum untuk membiasakan pola hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta memanfaatkan ruang publik secara positif.
"Apabila pelaksanaan perdana ini berjalan baik, Pemerintah Kabupaten Manggarai berkomitmen menjadikannya sebagai agenda rutin yang semakin berkualitas dari waktu ke waktu," katanya.
Ia menambahkan, selain menjadi ruang aktivitas masyarakat, Car Free Day juga diharapkan menjadi sarana pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui keterlibatan pelaku UMKM.
"Pemerintah Kabupaten Manggarai membuka kesempatan bagi UMKM lokal untuk mempromosikan sekaligus memasarkan produk-produk unggulannya kepada masyarakat yang hadir," pungkasnya.
Secara terpisah, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Manggarai, Frederikus I. Jenarut, mengatakan Car Free Day menjadi peluang strategis bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat.
"Kami mengajak seluruh pelaku UMKM di Manggarai untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan menghadirkan produk-produk terbaik yang berkualitas, higienis, dan memiliki daya saing," ujarnya.
Menurut Frederikus, semakin banyak masyarakat yang hadir dalam Car Free Day, semakin besar pula peluang bagi UMKM meningkatkan omzet dan memperkenalkan produk lokal. Pemerintah daerah, kata dia, terus berkomitmen memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM sebagai salah satu pilar pembangunan daerah.
"Mari jadikan Car Free Day sebagai etalase produk lokal Manggarai sehingga masyarakat tidak hanya berolahraga, tetapi juga turut mendukung dan mencintai produk-produk UMKM daerah," jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Manggarai mengimbau masyarakat mematuhi pengaturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung dengan menyesuaikan rute perjalanan dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keamanan dan kelancaran acara.
Masyarakat juga diajak berpartisipasi dalam berbagai kegiatan seperti olahraga bersama, berjalan kaki, bersepeda, serta aktivitas sosial dan edukatif, sembari menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan kawasan.
Khusus bagi pelaku UMKM yang menggunakan kendaraan bermotor, kendaraan wajib diparkir di lokasi yang telah ditentukan sebelum pukul 07.00 Wita. Kendaraan baru diperbolehkan keluar dari kawasan Car Free Day setelah pukul 11.30 Wita guna menjamin keselamatan peserta dan kelancaran kegiatan.
Pemerintah Kabupaten Manggarai berharap Car Free Day dapat menjadi agenda rutin yang mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat, mengurangi polusi udara, menggerakkan ekonomi melalui UMKM, serta menjadikan kawasan Natas Labar–Motang Rua sebagai ruang publik yang bersih, aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh warga.
Penulis: Isno Baco