Ruteng, Radarflores.com - Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Dinas Sosial Kabupaten Manggarai merespons cepat bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Rado, Kecamatan Cibal. Bantuan darurat berupa beras, makanan siap saji, dan terpal telah disalurkan kepada warga terdampak.

Bencana alam tersebut terjadi pada Minggu, 14 Desember 2025, dan mengakibatkan satu sisi dinding rumah permanen milik Paulus Ansur jebol. Meski tidak menelan korban jiwa, rumah tersebut tidak lagi dapat dihuni karena seluruh bagian dalam bangunan dipenuhi material tanah longsoran.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manggarai, Benyamin San, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari pemerintah desa setempat.

"Begitu kami mendapat informasi adanya bencana, kami langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa Rado. Kami menyalurkan bantuan beras sebanyak 200 kilogram, makanan siap saji, serta terpal," ujar Benyamin kepada awak media pada Kamis, 18 Desember 2025.

Ia menjelaskan, bantuan tidak hanya diberikan kepada keluarga Paulus Ansur sebagai korban terdampak langsung, tetapi juga kepada tiga kepala keluarga lain di Desa Rado yang rumahnya berada di zona rawan dan terancam longsor susulan.

Ketiga keluarga tersebut, lanjut Benyamin, telah disarankan untuk sementara waktu mengungsi ke rumah kerabat atau ke tempat yang lebih aman guna mengantisipasi kemungkinan bencana lanjutan.

"Bantuan ini bersifat tanggap darurat. Kami mengantisipasi kemungkinan terburuk, sehingga warga yang rumahnya terancam juga kami perhatikan," jelasnya.

Lebih lanjut, Benyamin mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, Dinas Sosial Kabupaten Manggarai telah menyalurkan bantuan beras untuk penanganan bencana alam dan nonbencana alam dengan total mencapai 30 ton 452 kilogram.

Ia memastikan hingga akhir Desember 2025, stok beras di gudang Dinas Sosial Kabupaten Manggarai masih dalam kondisi aman dan siap digunakan.

"Saat ini musim hujan dan kami selalu siaga. Stok beras masih mencukupi dan kami prioritaskan untuk penanganan bencana alam. Untuk bantuan nonbencana alam, akan disalurkan setelah ada permohonan resmi dari pemerintah desa," pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Manggarai mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, agar tetap waspada selama musim hujan serta segera melapor kepada pemerintah desa atau instansi terkait apabila terjadi kondisi darurat.

Penulis: Isno Baco