Ruteng, Radarflores.com - Di tengah gelombang perubahan zaman yang semakin pesat, kepemimpinan menjadi salah satu elemen vital dalam menghadapi berbagai tantangan yang datang.
Para pemimpin di segala sektor kini dituntut untuk menguasai seni memimpin di tengah kompleksitas dunia yang semakin beragam dan dinamis.
Mereka membutuhkan pendekatan yang lebih inovatif dan kreatif untuk bisa menavigasi setiap perubahan yang terus terjadi.
Begitu pula dengan Polri, yang membutuhkan pemimpin-pemimpin berkualitas tinggi untuk dapat menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat.
Baru-baru ini, tagline "Polri untuk Masyarakat" kembali menguatkan komitmen Polri dalam membangun kepercayaan dan memberikan pelayanan yang terbaik.
Salah satu contoh nyata dari kepemimpinan yang mumpuni adalah yang ditunjukkan oleh AKBP Edwin Saleh.
Selama menjabat sebagai Kapolres Manggarai di Polda NTT, AKBP Edwin berhasil menghadirkan perubahan signifikan dalam kualitas pelayanan publik di Polres Manggarai.
Melalui kepeduliannya terhadap masyarakat, ia berhasil menciptakan lingkungan yang tidak hanya tegas namun juga ramah, menjadi simbol kepemimpinan yang dekat dengan rakyat.
Atas dedikasinya tersebut, AKBP Edwin Saleh dianugerahi penghargaan "Pin Emas Kamulyan" sebagai bentuk pengakuan atas prestasinya.
Penghargaan yang diberikan oleh tiga lembaga terkemuka, yaitu Pusat Training dan Motivasi Polri Thanks Institute Indonesia, Pusat Kajian Para Tokoh Nusantara Al Mahribi, serta Mabes Media ini, menegaskan kualitas kepemimpinan yang dimiliki oleh Kapolres yang tidak hanya tegas tetapi juga penuh perhatian terhadap masyarakat.
AKBP Edwin Saleh dianugerahi penghargaan bergengsi dalam kategori Best Innovative Leader 2025, sebagai pengakuan atas dedikasi dan prestasi luar biasa yang telah ia capai.
Penghargaan ini juga diberikan sebagai bentuk apresiasi atas ketulusan pengabdiannya yang menginspirasi banyak orang, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
KH Rakay Muhammad, pengasuh Ponpes Jin dan Manusia serta kepala riset Tokoh-Tokoh Nusantara, menyampaikan bahwa AKBP Edwin Saleh pantas menerima penghargaan tersebut.
Penghargaan ini juga memberikan harapan agar ia tetap menjadi sosok yang mulia di dunia dan di akhirat, sebagaimana makna dari Pin Emas Kamulyan yang disematkan kepadanya, yang berarti "Pin Emas Kemuliaan."
Pin Emas Kamulyan diberikan dengan penuh penghormatan di Goa Kamulyan, Pusat Kajian Para Tokoh Nusantara, yang terletak di Ponpes Al Mahribi, Mojokerto, Jawa Timur, pada Senin, 17 Maret 2025.
AKBP Edwin Saleh bergabung dengan 33 tokoh Nusantara dari berbagai latar belakang yang juga menerima penghargaan serupa.
Dalam kesempatan tersebut, salah satu panelis dari unsur motivator Polri, Ketut Abid Halimi, turut mengucapkan selamat dan mengapresiasi pencapaian gemilang yang diraih oleh AKBP Edwin Saleh.
"Apa yang anda lakukan sangat mencerminkan Polri untuk masyarakat, peduli tanpa tendensi," ucap Ketut Abid.
Acara penyerahan Pin Emas Kamulyan diserahkan secara simbolik lantaran Kapolres Manggarai tersebut tidak dapat menghadiri acara karena dalam situasi persiapan operasi Ketupat 2025.
Saat dihubungi oleh media ini pada Selasa malam, 18 Maret 2025, Kapolres Manggarai AKBP Edwin Saleh mengaku terkejut dan terharu setelah mengetahui bahwa ada pihak yang memberikan apresiasi atas inovasi dan pengabdiannya.
"Saya kaget, tiba-tiba dihubungi oleh panelis dan diberi penghargaan. Bagi saya, yang terpenting adalah bekerja dengan ikhlas dalam melayani masyarakat, itu saja," ujarnya.
"Terima kasih kepada para panelis dan panitia awarding, semoga ini menjadi amal kebaikan bagi kita semua," tutupnya.
Penulis: Isno Baco