Ende, Radarflores.com - Gubernur NTT, Melki Laka Lena meminta warga Desa Waturaka, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende agar memproduksi produk lokal agar bisa dibeli pengunjung Danau Kelimutu sebagai oleh-oleh.
"Waturaka merupakan desa penyangga ekonomi Danau Kelimutu wajib orang pulang dan singgah ke desa ini untuk membeli produk dari Desa Waturaka," kata Melki ketika mengunjungi Desa Waturaka pada Kamis, 3 April 2025.
"Kami punya program One Village One Product (OVOP) yang bisa dikerjasamakan dengan Pemkab Ende agar masing-masing desa bisa menghasilkan produk untuk bisa dijual ke luar," imbuh dia.
Danau Kelimutu, yang terletak di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), merupakan salah satu keajaiban alam Indonesia yang tidak hanya memikat wisatawan domestik, tetapi juga menarik perhatian dunia.
Danau yang terkenal dengan tiga warna airnya—biru, hijau, dan merah—memiliki keunikan yang membuatnya menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di NTT.
Danau Kelimutu terdiri dari tiga kawah, masing-masing memiliki warna yang berbeda yang terus berubah seiring waktu.
Fenomena perubahan warna ini menjadi misteri alam yang tak terpecahkan dan terus menjadi daya tarik bagi para ilmuwan serta wisatawan.
Masyarakat setempat meyakini bahwa Danau Kelimutu memiliki nilai spiritual yang tinggi, bahkan dianggap sebagai tempat berkumpulnya roh-roh leluhur.
Berdiri di ketinggian sekitar 1.631 meter di atas permukaan laut, Danau Kelimutu dapat dicapai dengan perjalanan sekitar dua jam dari Kota Ende.
Selain keindahan alamnya, Danau Kelimutu juga menjadi lokasi penting untuk pelestarian lingkungan.
Oleh karena itu, pemerintah setempat terus mengupayakan perlindungan terhadap ekosistem dan keanekaragaman hayati yang ada di sekitar danau. [RF]