Kupang, Radarflores.com- Ketua Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (Kompak) Indonesia Gabriel Goa mendesak KPK RI segera memeriksa penggunaan dana hibah Pemerintah Kota Kupang, NTT.

Dana hibah tersebut menyasar kepada Polresta Kupang Kota untuk pembangunan pospol dan anggaran Mantabrata 2023 sebesar Rp2,9 miliar.

"Saya juga mendesak LPSK RI untuk melindungi whistleblower yang telah berperan aktif membongkar dugaan praktik kejahatan tindak pidana korupsi merampok hak-haknya Anggota Polri Polresta Kupang Kota dan dugaan penyalahgunaan kekuasaan mengalihkan dana hibah pospol untuk persiapan Polsek baru untuk melayani kepentingan masyarakat bukan Pribadi dan kroninya," kata Ketua Kompak Indonesia, Gabriel Goa, dalam keterangan yang diterima Radarflores.com, Jumat (22/12/2023) sore.

Sebelumnya dilansir Beritanusra.com,  Kabag Ops, Bendahara Polresta Kupang Kota dan dua orang lainnya diperiksa tim Paminal Mabes Polri tentang anggaran operasi Mantabrata 2023 di Polresta Kupang Kota yang diduga dipotong oleh Kabag Ops Polresta Kupang atas perintah Kapolres Kupang Kota.

Kedatangan tim dari Paminal Mabes Polri dibenarkan oleh salah satu anggota yang namanya tidak mau dipublikasikan ketika dikonfirmasi media ini Kamis 21 Desember 2023 sore.

Meski demikian, Ia mengaku jika hanya mengetahui bahwa ada penyidik dari Paminal Mabes Polri tengah melakukan pemeriksaan tertutup di Polda Nusa Tenggara Timur terkait dana Operasi Manta Brata 2023.

"Saat ini sementara 4 orang yang diperiksa. Untuk Kapolresta juga akan diperiksa setelah tim Mabes Polri periksa 4 orang staf itu," katanya.

Informasi yang berhasil dihimpun Beritanusra.com dari salah satu anggota yang namanya tidak mau dipublikasikan mengatakan, Dana yang dipotong atas perintah Kapolresta Kupang Kota.

Ia menyebutkan dana yang dipotong termasuk uang vitamin untuk jatah anggota Polri. Dimana setiap anggota seharusnya menerima 5. 800. 000 namun dipotong oleh Kapolres dengan jumlah sebanyak 3.800.000 sehingga total uang yang yang diterima setiap anggota hanya 2.000.000 rupiah.

Pemotongan anggaran operasi Mantabrata 2023 dilakukan bagi 600 anggota yang menjalankan tugas di lapangan. Dan dana tahap pertama dari Pemerintah Kota Kupang (Pemkot) sebesar Rp 1,2 miliar sedangkan tahap dua sebesar 1,7 miliar yang merupakan dana hibah.